https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Putih Sari: Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI Harus Terus Ditanamkan di Masyarakat Desa Kalang Sari 

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

GLOBALNET.ASIA | KARAWANG – Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI, Drg. Putih Sari, kembali menyapa masyarakat Kabupaten Karawang melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI yang mencakup Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di GOR Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, pada Selasa sore (25/11/25).

 

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Kalangsari Aan Heriyanto, S.I.P, para staf Desa Kalangsari, unsur Babinsa AD, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat pemahaman tentang nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan sambutan, ucapan rasa syukur dan selamat datang kepada Drg Putih Sari, disampaikan oleh Aan Heriyanto ,Kepala Desa Kalang Sari.”

 

” Alhamdulillah saya ucapkan dan juga selamat datang kepada ibu Putih Sari Dewan DPR-RI di Desa Kami dan Saya atas nama pemerintahan Desa mengucapkan terimakasih atas kehadirannya ibu Dewan dan jugaemberikan materi kebangsaan terkait tentang Empat Pilar Kebangsaan,” pungkasnya.

 

Dalam sesi materi kebangsaan tersebut, Drg. Putih Sari menegaskan pentingnya Empat Pilar sebagai fondasi dan pegangan dalam menjaga keutuhan bangsa dan membangun masyarakat yang damai serta toleran.

 

“Empat Pilar MPR-RI adalah pedoman utama yang harus terus kita pegang agar bangsa ini tetap kokoh dan bersatu dalam keberagaman.”ucapnya.

 

 

Lanjut Putih Sari,“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun sikap saling menghormati di tengah perbedaan.”

 

 

“Semua masyarakat, dari tingkat desa hingga nasional, memiliki peran penting dalam menjaga NKRI dan memperkuat jati diri bangsa.”

 

“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi ruang edukasi yang bermanfaat sehingga nilai Empat Pilar terus hidup di hati masyarakat.”tutupnya.

 

Para Tokoh pendiri bangsa sudah merumuskan sebelum datang nya kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 hingga sampai sekarang kita yang harus meneruskan dan menjaga ideologi Bangsa Ini.

 

(*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *