Rokan Hulu (Riau), Globalnet.asia
Desa yang maju, berkembang, dan mandiri adalah desa yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal.
Hal ini telah dibuktikan oleh Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, yang berhasil bertransformasi dari desa tertinggal menjadi desa mandiri.
Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto saat di temui awak media, Jum’at 9 Januari 2026, mengatakan bahwa kemajuan Desa Sontang tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik dan pembangunan desa. Mulai dari infrastruktur, energi, pertanian, lingkungan, hingga sistem informasi pemerintahan desa.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat Desa Sontang,” ujarnya.
“Kami mengoptimalkan potensi lokal, pengelolaan lingkungan dan air bersih, teknologi pertanian, serta pelayanan desa yang cepat, mudah, dan transparan berbasis digital,” jelas Zulfahrianto.
Ia menambahkan, desa dituntut untuk kreatif dan berinisiatif dalam menggali potensi lokal. Menurutnya, kemandirian desa dapat dicapai melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi.
“Langkah awal menuju desa maju dan mandiri adalah berbagi informasi dan pengetahuan melalui teknologi digital. Dengan sistem informasi yang baik, batas wilayah bukan lagi hambatan,” ungkapnya.
Atas nama Pemerintah Desa Sontang, Zulfahrianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Desa Sontang, yang telah bersama-sama membangun desa hingga menjadi desa yang maju, berkembang, dan mandiri. (TN)














