https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Polresta Pati Kenalkan AI ke 340 Siswa SMKN 2 Pati, Didorong Jadi Teknologi untuk Belajar dan Berkarya

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

PATI – Sebanyak 340 siswa-siswi SMKN 2 Pati mengikuti pelatihan pemahaman Artificial Intelligence (AI) yang digelar Bag SDM Polresta Pati, Selasa (15/9/2026). Pelatihan ini sekaligus mengenalkan platform pembelajaran Senopati Academy Institute kepada para pelajar.

Kegiatan berlangsung di ruang kelas SMKN 2 Pati mulai pukul 08.00 WIB. Para siswa mengikuti rangkaian pembelajaran yang dipandu oleh trainer AI Polresta Pati bersama koordinator pelaksanaan.

Kapolresta Pati melalui Kabag SDM Polresta Pati Kompol Joko Waluyono mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan teknologi AI kepada pelajar sejak dini. Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman agar AI dapat dimanfaatkan secara tepat.

“AI saat ini berkembang sangat cepat dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, para pelajar perlu mendapatkan pemahaman sejak dini agar teknologi ini bisa digunakan untuk hal-hal yang positif dan produktif,” kata Kompol Joko.

Dalam pelatihan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai pengenalan dan pemahaman dasar Artificial Intelligence. Para trainer juga memberikan panduan penggunaan platform Senopati Academy, mulai dari pembuatan akun, verifikasi kode OTP, pengisian biodata hingga mengakses dashboard pembelajaran.

“Yang kami tekankan bukan hanya bagaimana menggunakan AI, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab. Teknologi harus menjadi alat untuk membantu proses belajar, bukan menggantikan kemauan siswa untuk berpikir dan belajar,” ujarnya.

Para siswa juga mengikuti sejumlah fitur pembelajaran, termasuk Cerita Jeda dan Live Session Paham AI bersama trainer. Mereka kemudian mengakses beberapa materi modul pembelajaran, yakni Modul 01, Modul 02, Modul 11 dan Modul 22.

Kompol Joko menjelaskan, setiap modul dilengkapi dengan pretest dan posttest untuk mengetahui pemahaman peserta setelah mengikuti materi. Siswa juga diperkenalkan dengan penggunaan kode akses enam digit untuk bergabung dalam sesi pembelajaran serta materi melalui Slide Room.

“Melalui pretest dan posttest, siswa bisa mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang diberikan. Kami berharap pembelajaran ini tidak berhenti di ruang kelas, tetapi bisa diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari,” jelasnya.

Sebanyak 340 siswa yang mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah menyelesaikan pelatihan Paham Artificial Intelligence melalui platform Senopati Academy. Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib, disiplin, dan antusias hingga pelatihan selesai.

“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami manfaat, risiko, dan tanggung jawab dalam menggunakan AI. Harapannya, mereka dapat memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi,” pungkas Kompol Joko.

(Humas Resta Pati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *