https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

MTsN 1 Pati Intens Siapkan Empat Siswa Menuju OMI 2026 Tingkat Provinsi

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Pati – Pasca dirilisnya pengumuman resmi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten, MTsN 1 Pati langsung bergerak cepat fokus ke tahap berikutnya. Empat siswa yang dinyatakan lolos ke tingkat provinsi, kini dihadapkan pada pembinaan secara intensif dan komprehensif.

Empat siswa yang lolos adalah Naufal Alfariqo Herbiana juara 1 bidang Matematika, Gandi Aregha Windu juara 2 bidang Matematika, David Mulia Putra juara 2 bidang IPA, dan Daffa Aksel Alvaro juara 2 bidang IPS.

Ketua Program Unggulan, Eka Lia Susanti menjelaskan, menghadapi persaingan OMI tingkat provinsi yang jauh lebih ketat membutuhkan transformasi strategi dari penguasaan materi dasar ke tingkat lanjut dan mental juara.

“Saat ini anak-anak mengikuti training center dan pemadatan materi, simulasi ujian berbasis standar provinsi, hingga strategi menghadapi tekanan psikologis. Didampingi oleh mentor khusus, anak-anak kami gembleng untuk menguasai manajemen waktu serta mental juara,” jelasnya pada Selasa (15/9).

Lebih lanjut, Eka mengatakan bahwa untuk mengatasi keterbatasan waktu persiapan, MTsN 1 Pati juga menerapkan skema dispensasi akademik terstruktur, pendekatan personal, serta membangun ekosistem dukungan positif. Menurut Eka, langkah ini diambil untuk menyeimbangkan kegiatan belajar reguler dengan sesi pemusatan latihan tanpa merasa terbebani.

“Di tengah waktu persiapan yang singkat, kami menyiasatinya dengan memberikan dispensasi akademik terstruktur agar anak-anak tetap bisa mengikuti kegiatan KBM reguler sekaligus fokus pada bimbingan. Selain pendekatan personal dari mentor dan dukungan dari seluruh warga madrasah, kami juga memastikan kondisi psikologis mereka tetap terjaga melalui pendampingan intensif sehingga tidak mudah stres menghadapi tekanan kompetisi,” ungkap Eka.

Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, mengapresiasi kerja sama antara tim program unggulan, guru pembimbing, dan para siswa yang mampu menjaga ritme belajar di tengah jadwal yang padat. Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan penuh baik melalui fasilitas akademik maupun motivasi moral secara berkala.

“Pengumuman lolos ini tentu menjadi kabar membanggakan sekaligus menjadi bukti buah dari ikhtiar bersama. Jangan sampai lengah karena perjuangan belum selesai, tantangan di tingkat provinsi jauh lebih kompetitif. Harapan kami, kesempatan emas ini dapat dioptimalkan untuk membawa nama baik madrasah ke panggung nasional,” ujar Wahyu. (humas_mtsn1pati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *