https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Perkuat Karakter Murid: MTsN 1 Pati Gelar PTP Sekaligus Deklarasi Anti-Bullying

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Pati – MTsN 1 Pati menggelar kegiatan Penerimaan Tamu Penggalang (PTP) bagi murid baru kelas 7 serta meresmikan komitmen Deklarasi Anti-Bullying. Kegiatan melibatkan seluruh komponen madrasah pada Sabtu pagi (25/7).

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Wahyu Hidayat, Kepala MTsN 1 Pati, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus). Dalam amanatnya, Wahyu menekankan bahwa janji Tri Satya dan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka harus dipahami serta diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Trisatya dan Dasa Darma Pramuka ini tidak hanya diucapkan saja, melainkan betul-betul harus dihayati dan diamalkan bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Wahyu menyampaikan beberapa pesan kepada murid, khususnya yang mengikuti kegiatan PTP agar tetap menjaga sikap, tetap aktif dalam kegiatan, disiplin, dan berani menerima tantangan.

“Saya tekankan bahwa fokus utama kegiatan ini hanya untuk pembentukan karakter, penanaman disiplin, dan motivasi berprestasi. Saya tegaskan tidak ada perploncoan, dan hari ini kita juga akan mendeklarasikan Anti-Bullying sebagai komitmen bersama seluruh warga madrasah agar MTsN 1 Pati bebas dari tindakan perundungan,” ungkapnya.

Kegiatan PTP berlangsung penuh antusiasme. Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi mengenai tanda pengenal dalam kepramukaan, di mana para murid dibekali pemahaman mendalam tentang atribut, fungsi, serta tingkatan atribut yang dikenakan. Keseruan semakin memuncak saat para murid bermain game yang melatih kekompakan tim, dilanjutkan dengan penjelajahan, dan diakhiri dengan pelantikan.

Kegiatan PTP ini membawa kesan mendalam bagi para murid, salah satunya Sinta Dewi Maharani. Ia mengaku senang karena bisa mendapatkan kesempatan dilatih secara langsung oleh para seniornya.

“Wah saya begitu sangat senang karena bisa mendapat latihan dari kakak-kakak langsung,” ucapnya penuh antusias.

Sinta menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan tidak membosankan. Baginya, momen paling berkesan dan paling seru di saat ia dan teman-temannya berpartisipasi dalam permainan estafet pulpen dan bola.

“Sangat seru sekali pastinya. Pengalaman terseru yaitu saat memainkan estafet pulpen dan bola,” imbuh Sinta.

Lebih dari sekadar keseruan, momen PTP menjadi ajang edukasi baginya, sebab Sinta mengaku baru menyadari bahwa terdapat banyak jenis atribut yang harus dipahami.

“Saya baru tahu bahwa ada banyak bet yang harus diketahui karena sebelumnya saya belum mengetahui apapun tentang bet. Alhamdulillah, sangat bermanfaat sekali,” tutupnya.

(humas_mtsn1pati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *