https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Momentum HUT RI Ke-81, Ketua DPC PWRI Rohul : Insan Pers Harus Bekerja Profesional, Independen dan Berintegritas

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Rokan Hulu, Riau : Globalnet.asia

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Rokan Hulu menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai refleksi sekaligus penguatan komitmen insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, dan berintegritas

Ketua DPC PWRI Rohul, Panigoran Dasopang, mengatakan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral pers dalam menyampaikan informasi yang benar, mencerdaskan masyarakat, serta mengawal jalannya pembangunan. Hal itu disampaikannya pada Kamis (13/8/2026).

“Pers harus bekerja profesional, independen dan bertanggung jawab. Kemerdekaan pers harus digunakan untuk mengawal pembangunan dan menyuarakan kepentingan masyarakat,” ujar Panigoran.

Menurut Dasopang, pers memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, kebebasan pers harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik dan kepentingan publik.

Sementara itu, Sekretaris DPC PWRI Rohul, Hasan Basri Ritonga, menilai tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks seiring derasnya arus informasi digital dan media sosial.

Menurut Hasan, wartawan dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga mampu memastikan setiap berita yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi dan memenuhi prinsip keberimbangan.

“Kecepatan tidak boleh mengalahkan ketepatan. Setiap informasi harus diverifikasi dan pihak yang diberitakan harus diberi ruang untuk memberikan klarifikasi,” kata Hasan.

Ia menegaskan, profesionalisme wartawan harus dibangun melalui kebiasaan melakukan pengecekan fakta, konfirmasi kepada pihak terkait, serta tidak mencampurkan opini pribadi ke dalam pemberitaan.

Hal senada disampaikan Humas PWRI Rohul, Sutono. Ia mengingatkan seluruh anggota PWRI agar tetap berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugas.

“Kemerdekaan pers bukan kebebasan tanpa batas. Kebebasan harus disertai tanggung jawab, etika dan keberpihakan pada kepentingan publik,” tegas Sutono.

PWRI Rohul berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi titik penguatan komitmen seluruh insan pers untuk menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pers, kata Sutono, harus mampu menempatkan diri sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus menjadi suara masyarakat.

“Pembangunan yang baik kita apresiasi, sementara persoalan publik harus dikritisi berdasarkan data dan fakta,” pungkasnya.

Dengan semangat kemerdekaan, PWRI Rohul menegaskan bahwa pers harus terus menjaga independensi, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta berkontribusi dalam menciptakan ruang informasi yang sehat demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Rokan Hulu. (Rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *