Sragen, 03 September 2026 — Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen menerima kunjungan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka kegiatan studi tiru dan kunjungan komparatif. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik baik terkait implementasi Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Berbasis Kewilayahan serta integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Melalui kegiatan studi tiru, kedua satuan kerja dapat saling bertukar informasi dan pengalaman mengenai berbagai langkah yang telah dilakukan dalam mendukung transformasi organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan pertanahan.
Pada kesempatan tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen berbagi pengalaman mengenai penerapan SOTK Berbasis Kewilayahan. Transformasi organisasi tersebut merupakan langkah dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi yang lebih efektif melalui pembagian wilayah kerja yang jelas serta penataan sumber daya yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Implementasi SOTK Berbasis Kewilayahan tidak hanya berkaitan dengan perubahan struktur organisasi, tetapi juga meliputi berbagai aspek pendukung lainnya. Pembagian wilayah kerja, penataan pegawai, penyesuaian ruang kerja, hingga penyelarasan kewenangan menjadi bagian penting dalam proses transformasi tersebut. Seluruh aspek tersebut perlu dipersiapkan secara terencana agar perubahan organisasi dapat berjalan secara optimal.
Melalui kunjungan komparatif ini, berbagai pengalaman dalam menghadapi proses transformasi organisasi turut menjadi bahan diskusi bersama. Mulai dari persiapan internal, pembagian tugas dan tanggung jawab, hingga koordinasi antarbagian menjadi bagian dari pembahasan dalam upaya mendukung kelancaran implementasi SOTK Berbasis Kewilayahan.
Selain membahas transformasi organisasi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai integrasi data pertanahan dan data perpajakan daerah. Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kesempatan tersebut adalah INSPIRA TANAH, sebagai upaya mendukung keterhubungan data antara informasi sertifikat tanah dengan data e-SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Integrasi data melalui INSPIRA TANAH diharapkan dapat mendukung proses sinkronisasi data secara lebih efektif. Keterhubungan antara data pertanahan dan data perpajakan daerah menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung ketepatan informasi serta mempermudah proses perubahan dan pemutakhiran data sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemanfaatan integrasi data tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan data yang semakin terintegrasi dan selaras, proses pelayanan dapat didukung oleh informasi yang lebih akurat serta memudahkan koordinasi antarinstansi dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Kegiatan studi tiru dan kunjungan komparatif berlangsung dalam suasana diskusi dan pertukaran pengalaman. Berbagai pertanyaan, masukan, serta pengalaman dari masing-masing satuan kerja menjadi bagian penting dalam memperkaya pemahaman mengenai pelaksanaan transformasi organisasi maupun pengembangan inovasi pelayanan.
Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi dan semangat untuk terus berkembang bersama. Pertukaran praktik baik antarsatuan kerja diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masing-masing instansi dalam menghadapi tantangan serta kebutuhan pelayanan yang terus berkembang.
Melalui kegiatan studi tiru dan kunjungan komparatif ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen dan Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Selatan. Berbagai pengalaman dan praktik baik yang diperoleh diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendukung pelaksanaan transformasi organisasi di lingkungan kerja masing-masing.
Ke depan, semangat berbagi pengetahuan dan kolaborasi diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan pertanahan. Dengan organisasi yang semakin adaptif, tata kelola yang terus diperbaiki, serta pemanfaatan inovasi yang tepat, pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat semakin optimal.
Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen berkomitmen untuk terus mendukung transformasi organisasi dan pengembangan inovasi pelayanan. Melalui kolaborasi, pertukaran pengalaman, dan semangat perbaikan berkelanjutan, pelayanan pertanahan diharapkan semakin melayani, profesional, dan terpercaya.














