https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

SMPN 8 Pati Kedatangan Mendikdasmen, Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan  Se-Kab. Pati

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Pati Jawa Tengah
‎PHTC Presiden Prabowo “Wujudkan Sekolah Asri” Tema Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Se- Kabupaten Pati yang dhadiri langsung oleh Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. yang sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen). Kegiatan berlangasung dan digelar di depan halaman SMPN 8 Pati. Minggu 12 April 2026

‎Kegiatan dihadiri dan diikuti kurang lebih 200 orang. Diantaranya selain Mendikdasmen, hadir pula Plt. Bupati Pati Risma Adhi Chandra, Plt Sekda dan Staf khusus, DPRD Komisi D, Kasat Polair mewakili Kapolresta Pati, Wakil Danramil 08/Cluwak mewakili Dandim 0718/Pati) dan lainnya.

‎Giat dibuka dan diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan dan pentas seni dari para Siswa.

‎Risma Ardhi Chandra (Plt. Bupati Pati) dalam giat memaparkan, tentang Kabupaten Pati yang merupakan wilayah dengan tingkat risiko bencana yang cukup tinggi di Jawa Tengah, seperti banjir dan tanah longsor. Kondisi ini berdampak pada infrastruktur pendidikan, termasuk kejadian robohnya salah satu ruang kelas. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kelayakan bangunan sekolah guna menjamin keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar.” Ungkapnya

‎Selain itu, Chandra tidak lupa mengucapkan ucapan terimakasih dan dukungan dari Kementerian Pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025. Program ini telah menjangkau 90 satuan pendidikan yang mencakup SD, SMP, SMA, SMK, serta PKBM/SKB, dengan pembangunan dan rehabilitasi berbagai sarana seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas pendukung lainnya.

‎”Program digitalisasi pendidikan turut memperkuat kualitas pembelajaran melalui bantuan papan interaktif digital, laptop, dan perangkat pendukung lainnya yang disalurkan ke lebih dari seribu satuan pendidikan. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan, mendorong inovasi pembelajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih modern dan efektif.” Tambah terang dalam paparannya

‎Disamping itu, Chandra juga beberkan tentang beberapa kecamatan yang masih belum memiliki SMA, ini PR kami, mohon dukungan dan bantuan untuk merealisasikan tambahan SMA di daerah blankspot.

‎” Semoga setelah adanya  giat ini, pendidikan di wilayah Kabupaten Pati semakin maju dan berkembang” Pungkas harap Chandra

‎Dalam giat Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. (Mendikdasmen) juga memaparkan dan menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan melalui revitalisasi 90 satuan pendidikan, penguatan digitalisasi pembelajaran, serta dukungan terhadap program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

‎”Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menyukseskan program prioritas nasional di bidang pendidikan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, khususnya revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan.” Ucap terangnya

‎Program revitalisasi sekolah tahun 2025 memiliki anggaran sebesar Rp16,9 triliun dan menjangkau lebih dari 16.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Pati. Untuk tahun 2026, pemerintah akan melanjutkan program tersebut dengan memprioritaskan sekolah terdampak bencana, sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah dengan kondisi rusak berat. Pemerintah daerah juga diminta menyampaikan data yang akurat guna memastikan program berjalan tepat sasaran.” Tambah jelas Abdul Mu’ti

‎Selain revitalisasi, pemerintah juga mendorong percepatan digitalisasi pendidikan melalui penyediaan perangkat pembelajaran interaktif secara bertahap di setiap sekolah. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan generasi Indonesia yang unggul. Di samping itu, program Makan Bergizi Gratis terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

‎Dirinya, menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan melalui berbagai solusi, seperti sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka, dan pendidikan kesetaraan.” Pungkas papar Abdul Mu’ti Kemendikdasmen

‎Selama kegiatan berlangsung berjalan aman, lancar dan kondusif

( Arie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *