Sragen, 7 Mei 2026 — Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia serta mendorong pemanfaatan teknologi geospasial berbasis kecerdasan buatan, Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen melaksanakan kegiatan sharing session bertajuk “Pemanfaatan GeoAI dalam Pembentukan Model 3 Dimensi Bangunan di Wilayah Urban dan Rural”. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pemahaman terhadap transformasi digital di bidang pertanahan dan informasi geospasial yang terus berkembang secara dinamis.
Sharing session tersebut menghadirkan ruang diskusi dan pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan teknologi GeoAI (Geospatial Artificial Intelligence) serta implementasinya dalam proses pemetaan dan penyediaan informasi spasial modern. Kegiatan diikuti dengan antusias oleh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen bersama mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) sebagai bentuk kolaborasi akademik dan praktik di bidang teknologi pertanahan.
Dalam sesi pemaparan materi, dijelaskan bahwa teknologi GeoAI memiliki peran penting dalam mendukung proses identifikasi, klasifikasi, ekstraksi, hingga pembentukan model tiga dimensi bangunan secara lebih cepat dan akurat. Teknologi tersebut memanfaatkan integrasi data spasial, citra penginderaan jauh, machine learning, serta kecerdasan buatan untuk menghasilkan visualisasi dan informasi geospasial yang lebih detail dan informatif.
Pemanfaatan GeoAI dalam pembentukan model tiga dimensi bangunan dinilai sangat relevan untuk mendukung kebutuhan pengelolaan data pertanahan dan tata ruang, baik pada kawasan urban maupun rural. Pada wilayah perkotaan yang memiliki tingkat kepadatan bangunan tinggi, teknologi ini mampu membantu proses pemetaan secara lebih efisien dan sistematis. Sementara pada wilayah perdesaan dengan karakteristik lahan yang lebih beragam, GeoAI dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas identifikasi objek spasial secara lebih adaptif dan presisi.
Selain membahas aspek teknis pemodelan bangunan tiga dimensi, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di sektor pertanahan. Transformasi digital menuntut adanya peningkatan kompetensi, kemampuan analisis data spasial, serta pemahaman terhadap teknologi berbasis kecerdasan buatan yang kini semakin banyak diterapkan dalam berbagai sektor pelayanan publik.
Melalui kegiatan sharing session ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong budaya belajar, inovasi, dan adaptasi teknologi di lingkungan kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan dan membangun kolaborasi antara dunia akademik dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan teknologi geospasial yang modern dan berkelanjutan.
Diskusi berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertukar pandangan mengenai peluang implementasi GeoAI dalam mendukung penyediaan data spasial yang akurat, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perencanaan wilayah maupun pelayanan pertanahan. Berbagai ide dan masukan yang muncul dalam forum tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan inovasi berbasis teknologi geospasial di masa mendatang.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan GeoAI tidak hanya menjadi kajian akademis semata, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pertanahan, pengelolaan tata ruang, serta penyediaan informasi spasial yang efektif, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.














