https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Pelemparan Batu Oleh Orang Tak Dikenal,Call Center Kepolisian 110 Respon Cepat Laporan Warga

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Pati Jawa Tengah.
‎Diduga terjadi peristiwa Tindakan kriminal dalam bentuk pelemparan batu (krikil) yang dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap korban Sdr. Ari Wibowo beserta istri yang berdomisili didesa Blaru, Pati Kota. Sabtu 16 Mei 2026, pukul 17:30 Wib

‎Peristiwa bermula korban Sdr. Ari beserta istri sedang menaiki kendaraan roda dua melintasi Jalan Pati – Kudus, tepatnya didepan Pom Plangitan, Kecamatan Margorejo, tiba-tiba ada seseorang tak dikenal melempar batu dengan segenggam tangan (Krikil) menuju kearah korban. Batu tersebut mengenai tangan, kaki dan leher.

‎Ciri-ciri pelaku badan tinggi kurus memakai kaos coklat.

‎Dengan adanya peristiwa tersebut, korban langsung pulang menuju rumah dan tidak melanjutkan perjalanan lagi. Dengan tujuan menghungi pihak call center kepolisian 110 yang sebagai pelayanan, karena pada saat itu, korban tidak membawa hand phone.

‎Selanjutnya sesampainya dirumah pukul kurang lebih 17: 40, bergegas menghungi call center kepolisian 110 dan langsung di respon oleh pihak terkait. Selanjutnya dari pelaporan tersebut belum ada 5 menit lamanya, pihak keamanan dari Polresta Pati mendatangi dan sampai di TKP dilakungan pengamanan dan dibawa ke kantor Polsek Pati Kota, guna penanganan lebih lanjut

‎”Terimakasih kepada keamanan pihak Polresta Pati, dengan laporan melalui call center kepolisian 110 langsung siap tanggap dan respon cepat. Mudah- mudahan adanya pelayanan call center kepolisian 110 masyarakat khususnya wilayah Pati merasakan kepuasan dalam pelayanan.” ucapnya

‎Peristiwa tersebut tidak hanya korban atau pengguna jalan yang merasa senang saat adanya pengamanan terhadap orang yang tak dikenal itu, melainkan para pedagang kaki lima yang berada didepan Taman Kota Plangitan juga merasakan kepuasan adanya kepedulian terhadap aduan masyarakat, sehingga tidak resah lagi.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *