https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Atlet Hapkido Rembang Sumbang Empat Medali Perunggu di Kejuaraan Asia Tenggara 2025

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Yogyakarta, 17 Juni 2025 – Lima atlet Hapkido asal Kabupaten Rembang yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah sukses meraih empat medali perunggu dalam ajang 2nd Southeast Asia Hapkido Championship 2025 yang digelar pada 14–15 Juni 2025 di Hall Student Center Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Kejuaraan ini diikuti oleh 440 atlet dari 12 negara: Malaysia, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Kamboja, Korea Selatan, India, Hongkong, Meksiko, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam memperkuat sportivitas dan persaudaraan antarbangsa melalui seni bela diri Hapkido.

Adapun perolehan medali atlet Rembang adalah sebagai berikut:

M. Kevin Khabibanyu – Kelas Senior Putra Under 62 – Medali Perunggu

M. Farid Ibrahim – Kelas Cadet Putra Under 47 – Medali Perunggu

Naufal Axelle Kurniawan – Kelas Junior Putra Under 43 – Medali Perunggu

Brenda Audrea – Kelas Junior Putri Under 48 – Medali Perunggu

Muamar Kiman Wijaya – Kelas Cadet Putra Under 39 – belum memperoleh medali

Pelatih Hapkido Kabupaten Rembang, Sabeum Darmadi (Gondrong), menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan anak-anak didiknya. “Saya berharap Hapkido Rembang semakin maju dan kompak. Pertandingan ini jadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas atlet di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa para atlet harus segera bersiap menghadapi agenda-agenda selanjutnya, yaitu Kejurda bulan Juli, Pra-Porprov Agustus, dan Kejurnas Oktober 2025, meskipun saat ini masih terdapat kendala terkait ketersediaan peralatan latihan.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Hapkido Rembang sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Rembang, Adi Purwoto.

“Saya sangat mengapresiasi prestasi luar biasa dari atlet-atlet Rembang ini. Semoga pencapaian ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet dari cabang olahraga manapun di Rembang untuk terus berjuang dan mengharumkan nama daerah, Jawa Tengah, dan Indonesia,” ujarnya.

 

Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dan Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X. Dalam sambutannya, Marciano Norman berharap Hapkido dapat menjadi cabang resmi SEA Games dan terus berkembang di Indonesia.

“Kejuaraan ini adalah momentum penting. Saya berharap kualitas Hapkido di Indonesia terus ditingkatkan, hingga menjadi cabang olahraga yang kompetitif secara internasional,” ungkapnya.

 

KGPAA Paku Alam X menekankan nilai-nilai luhur dalam pertandingan Hapkido.

“Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk memperkaya jiwa, memperkuat karakter, dan menginspirasi semangat sportivitas dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

 

Dengan torehan ini, para atlet Hapkido Rembang tidak hanya mengharumkan nama daerah dan Jawa Tengah, namun juga membuktikan bahwa potensi daerah mampu bersaing secara regional. Diharapkan, prestasi ini menjadi fondasi menuju jenjang yang lebih tinggi dalam dunia olahraga bela diri nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *