Sragen, 24 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang survei dan pemetaan, Seksi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Pelatihan Metode Precise Point Positioning (PPP) yang diikuti oleh seluruh petugas ukur. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan tugas survei dan pemetaan melalui penguasaan teknologi geospasial yang terus berkembang.
Pelatihan dilaksanakan sebagai sarana pembelajaran sekaligus forum berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpetugas ukur terkait penerapan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dalam kegiatan pengukuran pertanahan. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, penguasaan metode pengukuran modern menjadi kebutuhan penting untuk mendukung penyediaan data pertanahan yang akurat, terpercaya, dan memiliki tingkat presisi yang tinggi.
Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan secara komprehensif mengenai metode Precise Point Positioning (PPP), yaitu teknik penentuan posisi berbasis GNSS yang memanfaatkan data satelit dan koreksi presisi untuk menghasilkan koordinat dengan tingkat ketelitian tinggi tanpa memerlukan stasiun referensi lokal dalam proses pengolahannya. Metode ini dinilai memiliki berbagai keunggulan, terutama dalam meningkatkan efisiensi pelaksanaan pengukuran serta mendukung kegiatan survei pada wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap jaringan referensi.
Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar dan prinsip kerja metode PPP, teknik pengumpulan data observasi di lapangan, tahapan pengolahan data menggunakan perangkat lunak pendukung, hingga analisis hasil pengukuran untuk memastikan kualitas data yang dihasilkan. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ketelitian hasil pengukuran, termasuk kondisi lingkungan, kualitas data observasi, serta strategi mitigasi terhadap potensi kesalahan pengukuran.
Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Para petugas ukur berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan pekerjaan survei di lapangan, berbagai tantangan yang dihadapi, serta solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas dan akurasi pengukuran. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis peserta, tetapi juga menjadi media untuk menyamakan persepsi terkait penerapan standar operasional dan ketentuan teknis dalam kegiatan survei dan pemetaan pertanahan.
Melalui sharing session ini, diharapkan seluruh petugas ukur memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan metode PPP sehingga mampu mengoptimalkan penggunaannya dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. Peningkatan kompetensi tersebut menjadi faktor penting dalam mewujudkan data spasial pertanahan yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen dalam mendorong budaya belajar, inovasi, dan pengembangan kompetensi pegawai secara berkelanjutan. Dengan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, diharapkan kualitas pelayanan pertanahan dapat terus meningkat serta mampu menjawab tuntutan masyarakat akan layanan yang cepat, tepat, dan profesional.
Sejalan dengan semangat transformasi layanan pertanahan, Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi modern dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi. Penguatan kompetensi teknis melalui kegiatan seperti ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk mendukung terwujudnya pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).














