Kampar (Riau), Globalnet.asia
FS merupakan korban kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik kelapa sawit (PKS) Tandun milik PTPN IV Regional III beberapa waktu yang lalu. Hingga saat ini korban masih dirawat secara intensif di rumah sakit.

FS merupakan korban dalam insiden kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik PKS Tandun, pada Kamis (8/5/2025) pagi, sekitar pukul 07.45 WIB.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga menyampaikan bahwa FS mengalami luka bakar yang cukup serius. Korban menderita luka bakar pada bagian punggung dan kedua tangannya.

“Masih dirawat intensif di Rumah Sakit Tandun Bang, punggung dan kedua tangannya yang kena luka bakar,” ungkap keluarga korban, Rabu (14/5/2025).
Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Manajemen PKS Tandun. Saat Awak Media konfirmasi, Robit Sugara selaku Krani Satu (Kasat) justru menyangkal atau mengelak, diduga sengaja menutup-nutupi terjadinya insiden kecelakaan kerja tersebut.
“Kecelakaan kerja apa ya bang, aku kok gak tau pula,” jawabnya via pesan singkat WhatsApp.
Sementara itu, Firdaus selaku Manager PKS Tandun juga memilih bungkam saat dikonfirmasi. Belum ada respon ataupun jawaban dari Manager, justru yang bersangkutan telah memblokir nomor HP/WhatsApp sejumlah Awak Media.
Berdasarkan penelusuran Awak Media dilapangan mendapati informasi yang sangat mencengangkan, bahwa insiden terjadinya kecelakaan kerja di pabrik PKS Tandun bukan kali ini saja terjadi.
“Insiden kecelakaan kerja di PKS Tandun sudah sering terjadi, bukan kali ini aja. Dari bulan 11 hingga saat ini, FS merupakan korban yang ke-empat,” jelas salah seorang pekerja yang enggan disebutkan identitasnya.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan bahwa FS terkena semburan api pada insiden kecelakaan kerja tersebut. Dapur boiler pabrik mengalami kerusakan karena sudah tidak layak atau tidak memenuhi standar lagi untuk dioperasikan.
“Semoga ini yang terakhir, tidak ada korban lagi dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya. (STN)














