https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Cegah Siswa Bolos, SMPN 1 Batangan Hadirkan Inovasi SI BOLA

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg


‎Pati Jawa Tengah – Upaya meningkatkan kedisiplinan dan memantau kehadiran siswa terus dilakukan SMPN 1 Batangan. Salah satu langkah inovatif yang diterapkan sekolah adalah SI BOLA (Sistem Informasi Bolos dan Kehadiran Siswa), sebuah sistem berbasis aplikasi yang dirancang untuk memudahkan pemantauan kehadiran peserta didik.

‎Inovasi tersebut mulai diterapkan di SMPN 1 Batangan sekitar November 2025. SI BOLA diinisiasi oleh Anik Kusumawati, S.S., M.Pd. sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem pemantauan kehadiran yang lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

‎Cara kerja SI BOLA cukup sederhana. Setiap guru melakukan absensi siswa melalui aplikasi pada pagi dan siang hari. Dengan demikian, kehadiran siswa tidak hanya dipantau saat awal pembelajaran, tetapi juga kembali diperiksa pada siang hari.

‎Sistem tersebut memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kehadiran siswa selama berada di lingkungan sekolah. Data absensi yang tercatat melalui aplikasi dapat digunakan sebagai bahan pemantauan apabila ditemukan siswa yang tidak hadir atau tidak mengikuti kegiatan pembelajaran sebagaimana mestinya.

‎Penerapan SI BOLA juga menjadi salah satu strategi sekolah dalam mencegah perilaku membolos. Dengan pemantauan kehadiran yang dilakukan secara berkala, pihak sekolah dapat lebih cepat mengetahui adanya permasalahan kehadiran siswa dan melakukan tindak lanjut sesuai kondisi yang ditemukan.

‎Kepala SMPN 1 Batangan, Kartini, S.Pd., M.Pd., mendukung penerapan inovasi tersebut sebagai bagian dari pengembangan tata kelola sekolah berbasis teknologi.

‎Bagi sekolah, SI BOLA bukan sekadar aplikasi untuk mencatat kehadiran. Sistem ini juga menjadi sarana untuk membangun budaya disiplin dan tanggung jawab siswa. Kehadiran yang tercatat secara rutin menjadi salah satu indikator penting dalam memantau keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.

‎Pemanfaatan teknologi melalui SI BOLA sekaligus menunjukkan komitmen SMPN 1 Batangan dalam melakukan transformasi digital di lingkungan sekolah. Digitalisasi tidak hanya diterapkan dalam proses pembelajaran, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendukung administrasi dan pengawasan peserta didik.

‎Inovasi tersebut lahir dari kebutuhan nyata di lingkungan sekolah, yakni bagaimana memastikan kehadiran siswa dapat dipantau secara lebih efektif. Melalui sistem yang sederhana namun dilakukan secara konsisten, sekolah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih tertib dan disiplin.

‎Dengan diterapkannya SI BOLA sejak November 2025, SMPN 1 Batangan terus membuka ruang untuk pengembangan inovasi agar semakin sesuai dengan kebutuhan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan kehadiran sekaligus mendorong siswa untuk lebih bertanggung jawab terhadap kewajiban mengikuti kegiatan pembelajaran.

‎SI BOLA menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan tidak selalu harus rumit. Berawal dari kebutuhan untuk memantau kehadiran dan mencegah siswa bolos, SMPN 1 Batangan menghadirkan solusi digital yang dekat dengan aktivitas sehari-hari di sekolah.

‎Sumber : Anik Kusumawati,S.S.,M.Pd SMPN 1 Batangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *