
PATI– Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H. menggelar sarasehan bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Tamansari, Senin (10/8/2026) malam.
Sarasehan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai itu menjadi ruang komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri PJU Polresta Pati, Kepala Desa Tamansari, Ketua FKPM beserta pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa UIN Sunan Kudus.
Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H. mengatakan kegiatan sarasehan menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. Menurut Kombes Pol Sigit, komunikasi secara langsung sangat penting untuk mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Silaturahmi antara Polri dengan FKPM harus terus digiatkan. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mengetahui kendala yang ada di masyarakat dan bersama-sama mencari solusi untuk menyelesaikannya,” kata Kombes Pol Sigit.
Kombes Pol Sigit menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas di Kabupaten Pati tetap aman, nyaman dan kondusif.
“Saya selaku Kapolresta Pati memiliki tanggung jawab untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pati. Namun keberhasilan itu tidak bisa dilakukan Polri sendiri, seluruh elemen masyarakat harus hidup dan berjalan bersama, mulai dari tingkat atas sampai lapisan paling bawah,” ujar Kombes Pol Sigit.
Dalam sarasehan tersebut, Kombes Pol Sigit juga mengajak masyarakat untuk membangun Kabupaten Pati secara bersama-sama dengan mengedepankan kerukunan dan kebersamaan. Ia berharap berbagai potensi positif yang ada di desa dapat terus dikembangkan sehingga membawa nama baik Kabupaten Pati.
“Kita bangun Pati bersama-sama. Saya ingin Kabupaten Pati dikenal karena hal-hal yang positif. Anggota Polresta Pati dengan masyarakat harus solid, guyup dan rukun,” jelas Kombes Pol Sigit.
Kombes Pol Sigit juga menegaskan keterbukaan Polresta Pati terhadap kritik dan masukan masyarakat. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara konstruktif menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tidak anti kritik. Silakan masyarakat memberikan kritik maupun masukan sepanjang untuk kebaikan bersama. Justru dari masukan masyarakat kita bisa melakukan evaluasi dan membangun Kabupaten Pati menjadi lebih baik dan lebih maju,” ungkap Kombes Pol Sigit.
Dalam kegiatan tersebut, warga Desa Tamansari turut menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya pembangunan jembatan di Dukuh Karangnongko yang menghubungkan wilayah Selowesi Desa Tamansari, peningkatan penerangan lampu jalan, serta pembangunan masjid di belakang Balai Desa Tamansari.
“Kami mendengar dan mencatat aspirasi masyarakat. Untuk setiap usulan, tentunya akan kita komunikasikan dan koordinasikan dengan pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing. Yang terpenting, komunikasi antara pemerintah, Polri dan masyarakat harus terus berjalan,” kata Kombes Pol Sigit.
Kombes Pol Sigit mengapresiasi FKPM, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga Desa Tamansari yang telah aktif menjaga lingkungan. Ia berharap budaya gotong royong dan kepedulian terhadap keamanan terus dipertahankan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Tamansari yang telah menerima kami dengan baik. Mari kita jaga kebersamaan ini, saling peduli dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Semoga kita semua selalu diberikan keberkahan dan perlindungan oleh Allah SWT,” pungkas Kombes Pol Sigit.
(Humas Resta Pati)














