SRAGEN, 15 September 2026 — Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen melaksanakan Apel Pagi pada Selasa, 15 September 2026, sebagai bagian dari rutinitas kedinasan sekaligus sarana untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan kesiapan seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Apel pagi menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen untuk menyamakan langkah serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas. Selain menjadi sarana penyampaian arahan kedinasan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengingatkan kembali pentingnya kolaborasi dan keterlibatan setiap pegawai dalam mendukung berbagai program dan target organisasi.
Dalam amanatnya, Dyah Ayu Mariana Handari, S.E., selaku Pembina Apel, menyampaikan pentingnya dukungan dan keterlibatan seluruh pegawai dalam mendukung Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen pada proses pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Pembangunan Zona Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab individu atau kelompok tertentu, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh jajaran dalam menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang sesuai dengan ketentuan, penguatan akuntabilitas, peningkatan kualitas pelayanan, serta konsistensi dalam menjaga integritas. Setiap pegawai memiliki peran dalam membangun budaya kerja yang mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen akan melaksanakan Desk Evaluasi pada Senin, 21 September 2026 sebagai salah satu tahapan dalam proses pembangunan Zona Integritas. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kesiapan dan perkembangan pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen.
Menjelang pelaksanaan Desk Evaluasi, seluruh jajaran diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik serta berkontribusi aktif sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi administrasi dan pemenuhan dokumen, tetapi juga melalui pemahaman terhadap pelaksanaan program, capaian, inovasi, serta berbagai upaya perbaikan yang telah dilakukan dalam mendukung pembangunan Zona Integritas.
Pembangunan Zona Integritas menuju WBK merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Dalam pelaksanaannya, diperlukan komitmen bersama untuk mencegah terjadinya praktik yang bertentangan dengan integritas serta memastikan setiap proses kerja dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
Melalui Apel Pagi, Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen terus membangun komunikasi internal dan memperkuat semangat kebersamaan di antara seluruh jajaran. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas secara lebih efektif, sekaligus memastikan setiap pegawai memiliki pemahaman yang sama terhadap arah dan target organisasi.
Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen juga terus mendorong penerapan nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam membangun budaya kerja yang profesional, bertanggung jawab, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan keterlibatan seluruh jajaran, Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan tata kelola organisasi. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pembangunan Zona Integritas menuju WBK sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui penguatan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas, Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, profesional, dan terpercaya, serta terus berupaya mewujudkan lingkungan kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.














