https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Dari Karya Menjadi Suara, LPKA Kutoarjo Fasilitasi Pengembangan KIE Melalui Diskusi Penguatan Forum Anak Binaan

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

KUTOARJO – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo terus memperkuat partisipasi Anak Binaan melalui kegiatan Diskusi Penguatan Forum Anak Binaan (FORKABI) Pertemuan III bertajuk “Tumbuh Bersama: Terhubung dan Saling Mendukung” dengan tema “Dari Karya Menjadi Media Advokasi”, pada Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sahardjo ini diikuti oleh 20 (dua puluh) Anak Binaan, didampingi oleh petugas Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak (Bimkemaspa), serta berkolaborasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Jawa Tengah melalui Program INKLUSI. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan hasil diskusi dan refleksi pada pertemuan sebelumnya menjadi media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang kreatif, edukatif, serta mudah dipahami oleh Anak Binaan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan ice breaking yang dipandu oleh fasilitator untuk membangun suasana yang nyaman, mempererat kebersamaan, serta mendorong keterlibatan aktif peserta. Selanjutnya, Anak Binaan mengikuti sesi review kegiatan sebelumnya guna mengingat kembali pengalaman, hasil diskusi, serta tema-tema yang telah disepakati sebagai dasar pengembangan media KIE.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penataan dan pematangan konsep. Pada sesi ini, Anak Binaan didampingi untuk menyusun gagasan, menentukan pesan utama, serta merancang isi dan bentuk media informasi yang akan dikembangkan. Proses kemudian dilanjutkan dengan penyusunan media KIE secara berkelompok. Setiap kelompok diberikan ruang untuk menuangkan ide dan kreativitas, membagi peran, serta mengambil keputusan bersama dalam menghasilkan karya yang memuat pesan-pesan edukatif.

Setelah proses penyusunan karya, masing-masing kelompok melakukan review untuk meninjau dan menyempurnakan hasil yang telah dibuat. Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi media KIE, di mana setiap kelompok berkesempatan memaparkan hasil karya, menjelaskan pesan yang ingin disampaikan, serta menerima tanggapan dari kelompok lain. Melalui kegiatan tersebut, Anak Binaan didorong untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, menyampaikan pendapat, bekerja sama, dan menghargai ide maupun karya orang lain.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan diisi dengan diskusi rencana publikasi media KIE. Anak Binaan bersama fasilitator membahas pemanfaatan hasil karya agar dapat diakses dan memberikan manfaat bagi Anak Binaan lainnya, antara lain melalui majalah dinding, ruang informasi, maupun media komunikasi lain yang memungkinkan. Dengan demikian, hasil kegiatan diharapkan tidak hanya menjadi karya kelompok, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai hak serta partisipasi anak.

Melalui kegiatan Diskusi Penguatan FORKABI Pertemuan III ini, LPKA Kelas I Kutoarjo bersama PKBI Daerah Jawa Tengah melalui Program INKLUSI berupaya mendorong kreativitas, memperkuat rasa kebersamaan, serta mengembangkan kemampuan Anak Binaan dalam mengolah pengalaman menjadi pesan yang bermanfaat bagi sesama. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung regenerasi dan keberlanjutan Forum Komunikasi Anak Binaan (FORKABI) sebagai wadah partisipasi, komunikasi, dan penyampaian aspirasi Anak Binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, media KIE yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti dan dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana edukasi serta penerusan pengetahuan kepada Anak Binaan lainnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *