PURWOREJO – Menjadi Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dengan menjalani masa pembinaan di LPKA Kelas 1 Kutoarjo tidak menjadi penghalang untuk terus belajar dan meraih masa depan. Sebanyak enam Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Paket C atau setara Sekolah Menengah Atas (SMA) secara online. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin (26/10) sampai dengan Kamis (29/10). Kegiatan dilaksanakan secara mandiri di ruang Multimedia LPKA Kelas I Kutoarjo.
Kepala LPKA Kelas 1 Kutoarjo, Fery Berthoni saat meninjau kegiatan TKA secara langsung mengungkapkan, pelaksanaan TKA ini menjadi salah satu bentuk komitmen LPKA Kelas I Kutoarjo dalam memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi Anak Binaan. Dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi yang tersedia di LPKA, para peserta dapat mengikuti evaluasi kemampuan akademik secara daring sebagai bagian dari proses pendidikan kesetaraan yang mereka tempuh.
Lebih lanjut, Fery Berthoni menambahkan saat peninjauan, “LPKA Kutoarjo sangat peduli terhadap masa depan Anak Binaan dengan berlandaskan asas demi kepentingan terbaik bagi anak, salah satunya melalui pemenuhan hak pendidikan bagi Anak Binaan secara gratis.’’jelasnya.
Peninjauan ini sekaligus menjadi motivasi agar Anak Binaan tetap semangat dalam mengikuti proses pembelajaran dan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan, Tanti Widiyanah menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA tidak sekadar menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga merupakan momentum untuk membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, serta menumbuhkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih cita-cita.
LPKA Kelas I Kutoarjo terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan kesetaraan mulai dari Paket A, Paket B hingga Paket C. Pendidikan menjadi bagian penting dari program pembinaan intelektual, sekaligus bekal bagi Anak Binaan untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan pengetahuan, keterampilan, dan harapan baru. Karena masa lalu bukanlah batas untuk menentukan masa depan. Setiap anak berhak belajar, berkembang, dan memiliki kesempatan untuk meraih cita-citanya.
Selama pelaksanaan ujian, keenam Anak Binaan mendapatkan pengawasan langsung dari tutor PKBM Tunas Mekar Aman guna memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan pelaksanaan. Seluruh peserta mengikuti tahapan ujian dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab.
( Hms)












