https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

Diduga Terkait Uang Rp35 Juta dalam Proses PK CABA TNI AD, Putra Sulit Dihubungi

https://globalnet.asia/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250825-WA0048-6.jpg

CIMAHI — Persoalan dugaan penerimaan uang sebesar Rp35 juta yang dikaitkan dengan proses penerimaan PK CABA TNI AD kembali menjadi perhatian. Hingga kini, pihak yang disebut Putra dikabarkan masih sulit dihubungi untuk dimintai klarifikasi terkait persoalan tersebut.

Berdasarkan dokumen surat pernyataan yang diperlihatkan kepada GLOBAL INVESTIGASI NEWS, disebutkan adanya penerimaan uang sebesar Rp35.000.000 yang dikaitkan sebagai biaya awal untuk mendapatkan TNI (Caba), dengan perjanjian pengembalian uang sebesar Rp15 juta apabila proses tersebut tidak terpenuhi.

Dalam surat tersebut juga dicantumkan sejumlah ketentuan terkait pengembalian uang apabila proses penerimaan tidak berhasil. Dokumen itu ditandatangani para pihak dan tertanggal 15 April 2026 di Cimahi.

Namun, mengenai substansi dan kebenaran seluruh isi surat tersebut, GLOBAL INVESTIGASI NEWS belum memperoleh klarifikasi dari pihak yang disebut sebagai Putra maupun pihak terkait lainnya.

Pihak yang merasa dirugikan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik, terbuka dan transparan. Upaya komunikasi juga telah dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai status uang serta penyelesaian persoalan tersebut.

Apabila tidak terdapat penyelesaian maupun klarifikasi yang jelas, pihak terkait menyatakan akan mempertimbangkan menempuh mekanisme pengaduan resmi kepada institusi yang berwenang, termasuk menyampaikan laporan kepada Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).

Menunggu Klarifikasi

GLOBAL INVESTIGASI NEWS memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. Pemberitaan ini bersifat informasi atas dugaan dan berdasarkan dokumen yang diperlihatkan, sehingga tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan mengenai adanya tindak pidana.

Setiap pihak yang disebut tetap memiliki hak untuk memberikan penjelasan, bantahan, maupun bukti pendukung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

GLOBALNET.ASIA — Cepat, Akurat, Berimbang, Terpercaya.

( team Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *